SIDENRENG.INIMAKASSAR.COM – Upaya mencegah penyakit akibat pangan asal hewan dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) dengan menggelar edukasi keamanan pangan bagi warga Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (27/7/2026).
Edukasi bertajuk KAWAL PAH (Keluarga Pengawal Pangan Asal Hewan ASUH) tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-PK Unhas, Suci Aj. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menangani pangan asal hewan guna mencegah penyakit bawaan pangan (foodborne disease).
Didukung Pemerintah Desa Kampale, kegiatan diawali dengan *pre-test* untuk mengukur pengetahuan warga, kemudian dilanjutkan penyampaian materi menggunakan leaflet edukasi.
Materi yang disampaikan meliputi cara memilih bahan pangan hewani yang layak dikonsumsi, teknik penyimpanan yang benar, penanganan daging beku (thawing), pencegahan kontaminasi silang, hingga pengolahan pangan sesuai prinsip ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).
Kepala Desa Kampale, Ashar Sose, S.E., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap setiap mahasiswa dapat melaksanakan program kerja sesuai dengan disiplin ilmunya. Edukasi mengenai keamanan pangan asal hewan ini sangat relevan karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga,” ujar Ashar Sose.
Sementara itu, penanggung jawab program, Suci Aj, mengatakan edukasi ini bertujuan membangun kebiasaan masyarakat dalam memilih, menyimpan, dan mengolah pangan asal hewan dengan benar.
“Banyak kebiasaan dalam memilih, menyimpan, dan mengolah pangan asal hewan yang sering dianggap sepele, padahal sangat berpengaruh terhadap kesehatan keluarga. Saya berharap masyarakat dapat menerapkan prinsip ASUH dalam kehidupan sehari-hari agar pangan yang dikonsumsi lebih aman, sehat, utuh, dan halal,” tuturnya.
Melalui program KAWAL PAH, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keamanan pangan hewani dan menerapkan prinsip ASUH dalam kehidupan sehari-hari. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera.






